First : I've just started
Semut, Kecil yang Besar
oleh Widyatama W
Dihadapi
dengan goncangan tak menjadikannya lumpuh
Walau
dihujam badai , semakin kuat raga dan ikhlas jiwanya
Dihalangi,
namun tak pernah menyakiti
Terinjak
dan terluka, tapi tak pernah dendam
Didera
bahaya tiap detiknya, namun semangat selalu menghiasi langkahnya
Dihadapi
kenyataan bahwa dunianya gelap gulita, tak mengurangi kerja kerasnya untuk
menyambung hidup
Tak
mau menang sendiri, tapi mau berjuang bersama
Tak
egois, tapi percaya bahwa dengan bekerjasama, manis akan diraihnya
Ia
tau bahwa dirinya hanya seonggok kecil, tapi harapannya besar, sebesar semesta
ini
Kondisi
tak mempengaruhi langkahnya
Jalannya
tetap tegak
Tangannya
tidak memilah mana yang berat dan ringan, semuanya dibuat menjadi sama
Pantang
mundur tanpa kenal lelah
Ia
terus melangkah maju walau ada lubang besar di depannya
Tak
pernah kehabisan cara, malah gencar mencari jalan
(Jakarta,
07 Maret 2015)
Jadi, itu adalah puisi perdana yang lolos untuk diterbitkan. Alhamdulillah :)
Walau tidak menjadi juara, namun aku puas, karena ada satu naskah yang dapat diterima hoho
Jadi, saatnya melanjutkan kembali apa yang sudah dimulai :)

Komentar
Posting Komentar